Merokok Cerutu

Sepuluh Cigar Terbaik

Kebanyakan orang percaya jika merokok cerutu lebih aman dibandingkan merokok sigaret. Bahkan jika anda tidak menghirup asapnya, sangat tidak aman merokok cerutu jenis apapun. Berikut adalah alasan mengapa cerutu baik :

Cerutu Mengurangi Resiko Parkinson

Banyak bukti yang menunjukkan bahwa merokok melawan penyakit Parkinson. Sebuah penelitian terbaru menambah kuat bukti sebelumnya yang melaporkan bahwa merokok dapat melindungi manusia dari penyakit Parkinson.

Secara khusus, penelitian baru tersebut menunjukkan hubungan temporal antara kebiasaan merokok dan berkurangnya risiko penyakit Parkinson. Artinya, efek perlindungan terhadap Parkinson berkurang setelah perokok menghentikan kebiasaan merokoknya.

(sumber: Smoking lowers Parkinson’s disease risk http://www.data-yard.net/10v2/parkinson.htm (back-up link lain) (back-up link PDF)).

Cerutu mengurangi resiko penyakit “Susut Gusi” (Gingival recession) yang parah

Dulu disebutkan bahwa tembakau adalah akar semua permasalahan penyakit gigi dan mulut. Padahal sebuah studi telah menunjukkan bahwa sebenarnya perokok berisiko lebih rendah terhadap penyakit gusi seperti susut gusi atau Gingival recession.

(sumber: Smoking Does Not Increase Risk Of Receding Gums http://www.data-yard.net/10o/gums.htm (back-up link lain) (back-up link PDF)).

Cerutu membunuh kuman penyebab Tuberculosis (TB)

Suatu hari, Nikotin mungkin menjadi alternatif yang mengejutkan sebagai obat Tubercolosis atau TBC yang susah diobati, kata seorang peneliti dari University of Central Florida (UCF).

Senyawa ini menghentikan pertumbuhan kuman TBC dalam sebuah tes laboratorium, bahkan bila digunakan dalam jumlah kecil saja, kata Saleh Naser, seorang profesor mikrobiologi dan biologi molekuler di UCF. Kebanyakan ilmuwan setuju bahwa nikotin adalah zat yang menyebabkan orang menjadi kecanduan rokok.

(sumber: Shocker: ‘Villain’ nicotine slays TB http://www.data-yard.net/10c/nicotine.htm (back-up link lain) (back-up link PDF)).

  • Nikotin
    Cerutu, seperti sigaret, mengandung nikotin, suatu zat yang menyebabkan ketergantungan terhadap tembakau. Satu batang serutu mengandung jumlah nikotin sebanyak beberapa batang sigaret. Bahkan ketika anda tidak menghirupnya, sejumlah nikotin akan masuk terserap melalui mulut. Sehingga merokok cerutu tidak akan menghilangkan kecanduan anda terhadap nikotin.
  • Kanker
    Semua rokok tembakau mengandung 60 zat kimia yang dapat menyebabkan kanker, dan cerutu juga bukan pengecualian. Merokok cerutu secara teratur dapat meningkatkan resiko terkena kanker, termasuk kanker mulut, kanker bibir, kanker lidah, kanker tenggorokan, kanker esophagus, kanker laring, dan kanker paru-paru
  • Penyakit kardiovaskular
    Menghisap cerutu secara teratur akan meningkatkan resiko terkena penyakit kardiovaskular dan paru-paru, seperti empisema dan bronchitis kronik, yang akan berakhir menjadi penyakit paru obstruktif (obstructive pulmonary disease/COPD)
  • Penyakit mulut
    Menghisap cerutu meningkatkan resiko terjadinya penyakit mulut dan gigi, seperti penyakit di gusi dan gigi tanggal
  • Perokok pasif
    Perokok pasif dari cerutu menghirup racun yang sama seperti yang didapat perokok pasif dari sigaret. Menjadi perokok pasif akan meningkatkan resiko kanker dan penyakit kardiovaskular dan dapat menyebabkan infeksi telinga pada orang dewasa dan episode asma pada anak-anak

Jika anda berpikir mengganti sigaret ke cerutu karena anda percaya cerutu lebih aman, anda salah. Seharusnya anda harus berpikir untuk berhenti mengisap tembakau samasekali. Semakin lama dan semakin sering anda menghisap cerutu, semakin tinggi resiko yang anda dapatkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *